Minggu, 06 Januari 2019

RIVIEW BUKU MANAJEMEN PROYEK KONSEP DAN IMPLEMENTASI

PENDAHULUAN

       Manajemen proyek kini merupakan keharusan, bukan lagi sekedar pilihan. Ini berarti bahwa pekerjaan-pekerjaan tertentu akan lebih efisien dan efektifjika dikelola dalam kerangka proyek dan bukan diperlakukansebagai pekerjaan biasa. Dengan demikian diperlukan penerapan manajemen proyek secara benar. Maka memahami manajemen proyek secara benar sangatlah penting dalam ra gka bisa melaksanakannya.
Contoh pekerjaan proyek yang lain adalah pembuatan suatu corporate plan. Suatu perusahaan perlu membuat rencana strategis untuk jangka l ima tahun ke depan. Rencana ini sering disebut dengan corporate plan. Untuk itu, perusahaan tersebut meminta sebuah konsultan untuk membuatnya. Kepada konsultan ini diberi batasan waktu, biaya dan lingkup pekerjaan tertentu yang harus diselesaikan. Dalam contoh-contoh ini, dua proyek yang pertama berhubungan dengan pe kerjaan konstruksi, dan pekerjaan yang ketiga lebih bersifat pekerjaan jasa.

RINGKASAN BUKU

Tulisan ini berisi hasil review saya terhadap buku “Manajemen Proyek: Konsep & Implementasi, 2009, yang ditulis oleh Budi Santosa”. Budi Santosa adalah seorang dosen di Teknik Industri, Institut Teknlogi Sepuluh Nopember. Beliau menyelesaikan S1 Teknik Industri di ITB pada tahun 1992 dan mendapatkan gelar Master of Science dari School of Industrial Engineering, University of Oklahoma tahun 1999 di bidang optimization. Beliau melanjutkan PhD pada sekolah yang sama, dan mendapatkan gelar PhD pada tahun 2005 di bidang optimization and data mining. Tujuan review ini adalah untuk siklus hidup proyek; organisasi proyek; dan tim proyek.

1. Siklus Hidup Proyek
Saya menemukan bahwa Budi Santosa (2009) menyampaikan ringkasan siklus hidup produk menjadi enam poin. Poin pertama adalah “Riset dan pengembangan (R&D)”, pada siklus ini penelitian terhadap pasar produk, pembuatan model dan desain, serta pembuatan produk dilakukan pada poin ini. “Pengenalan ke Pasar”, poin ini produk mulai disalurkan ke pasar dan melihat tanggapan terhadap produk tersebut. “Tumbuh”, poin ini adalah permulaan dari kelanjutan produksi yang dilihat dari peningkatan pembelian. “Matang”, poin ini menunjukan produk sudah mencapai maksimumal dalam penjualan, perusahaan harus menjaga tahap ini agar berlangsung lama. “Penurunan” merupakan akhir dari tahap “Matang”. “Mati” merupakan tahap terakhir yang terjadi ketika produk tidak dibeli lagi oleh konsumen.
Pada bab ini, Budi Santosa (2009) membagi tahap-tahap proyek menjadi empat, yaitu :

a. Tahap Konsepsi
Tahap ini secara umum dibagi menjadi dua, yaitu inisiasi proyek dan kelayakan. Inisiasi proyek bermaksud sebagai titik awal dimana ide proyek lahir. Lahirnya ide proyek dikarenakan oleh penemuan masalah atau kesempatan atau kebutuhan user. Kelayakan proyek adalah proses investigasi dari masalah dan mengembangkan solusinya secara detail. Terdapat beberapa perspektif dalam tahap kelayakan, yaitu : apa yang diperlukan, kapan dilakukan, dan pihak mana yang terlibat. Dalam tahap ini, user bisa saja ingin mengetahui apakah idenya layak atau user memilih kontraktor/konsultan untuk melakukan studi kelayakan secara detail. Pada tahap konsepsi, permintaan proposal akan dikirimkan kepada pihak-pihak yang masuk dalam daftar peserta lelang. Dalam proposal proyek, terdapat pokok-pokok yang perlu diperhatikan, yakni : surat pengantar; ringkasan eksekutif; bagian teknis; manfaat/keuntungan yang akan diperoleh; jadwal; bagian keuangan; bagian legal; dan kualifikasi manajemen. Proposal yang diberikan, akan dievaluasi oleh user tertutama syarat administrasi, yaitu : aspek hukum, bidang pekerjaan, dan aspek finansial.

b. Tahap Perencanaan
Pada tahap ini dirincikan rencana proyek secara detail. Isi rencana proyek yaitu : jadwal pekerjaan; anggaran dan sistem pengendalian biaya; Work Breakdown Structure secara rinci; Bagian-bagian yang berisiko tinggi dan cukup sulit, serta pengatasan kemungkinan yang akan muncul; rencana sumber daya manusia dan lainnya; rencana pengujian hasil proyek; rencana dokumentasi; rencana peninjauan pekerjaan; dan rencana pelaksanaan hasil proyek. Pembuatan rencana dilakukan oleh tim proyek yang di berada di bawah koordinasi dan pengawasan seorang manajer proyek.
c. Tahap Eksekusi
Tahap eksesuksi merupakan tahap dimana campur tangan user sudah sangat kecil dan keputusan berada pada pelaksana proyek. Tahap ini memiki beberapa tahapan, diantaranya : desain; pengadaan; produksi; dan implementasi.
d. Tahap Operasi
Tahap operasi merupakan tahap dimana hasil proyek sudah diberikan kepada user dan proyek dianggap selesai. User mulai mengoperasikan hasil proyek tersebut, dan kontraktor bisa saja masih terlibat dalam hal evaluasi dan pemeliharaan produk tersebut.

2. Organisasi Proyek

Struktur organisasi diperlukan pada suatu perusahaan yang berhasil atau berkembang. Fokus dari struktur organisasi adalah pengkhususan-pengkhususan atau spesialisasu orang pada bidang tertentu. Struktur organisasi tidak perlu diubah bila pekerjaan-pekerjaan masih mampu diatasi oleh struktur organisasi yang lama. Perkembangan tugas, perubahan kondisi lingkungan, teknologi, tingkat kompetisi merupakan indikasi untuk melakukan perubahan struktur organisasi bila struktur yang ada mulai kewalahan. Secara umum, dasar penyusunan struktur organisasi, yakni : berdasar produk; berdasar lokasi; berdasar proses; berdasar pelanggan; dab berdasarkan fungsi.
Terdapat beberapa bentuk struktur organisasi, diantaranya :

a. Organisasi Fungsional
Organisasi ini memiliki kelebihan diantaranya : fleksibilitas tinggi; orang-orang dengan keahlian tertentu ditugaskan dibanyak proyek yang berbeda; orang dengan keahlian tertentu yang berbeda dapat dikelompokan dalam satu grup untuk berbagi pengetahuan; divisi fungsional bisa jadi basis bagi kelangsungan teknologi; divisi fungsional mempunyai jalur-jalur karir bagi mereka yang punya keahlian tertentu.
Organisasi ini memiliki beberapa kekurangan, diantaranya : klien menjadi perhatian utama; divisi fungsional cenderung berorentasi khusus pada aktivitas sesuai fungsinya; tidak adanya penanggung jawab penuh atas proyek; motivasi orang yang ditugaskan cenderung lemah; tidak memberikan pendekatan holistik terhadap proyek.

b. Organisasi Proyek Murni
Kelebihan dari organisasi ini adalah : terdapat manajer proyek yang bertangung jawab penuh; anggota tim proyek tangung jawab langsung terhadap manajer proyek; rantai komunikasi menjadi pendek; bila ada proyek sejenis secara berturut-turut, para ahli dapat melakukan kaderisasi dalam penugasan teknologi tertentu; keputusan bisa cepat dibuat dan dilakukan; adanya kesatuan komando; mudah dilaksanakan; adanya dukungan menyeluruh terhadap proyek.
Kekurangannya adalah : organisasi induk memiliki banyak proyek yang harus dikerjakan; menambah biaya yang cukup mahal untuk organisasi induk; manajer proyek sering menumpuk sumberdaya; ketidakkonsistenan prosedur sering terjadi yang beralaskan “memenuhi permintaan klien”.

c. Organisasi Matriks
Organisasi ini merupakan gabungan dari organisasi fungsional dan organisasi murni. Dengan mengambil kelebihan yang ada diantara keduanya juga menghindari kekurangannya, maka organisasi ini memiliki kelebihan diantaranya : proyek mendapatkan perhatian secukupnya; mudah mendapatkan orang yang potensial; tidak ada masalah berat yang berkaitan dengan nasib proyek; tanggapan terhadap klien cepat; konsistensi prosedur perusahaan induk mendukung kredibilitas proyek; distribusi sumberdaya yang seimbang; pendekatan holistik memungkinkan proyek dijadwalkan dan diberi porsi personal yang optimal.
Organisasi ini tidak dapat menghindari kekurangan yang ada diantara kedua organisasi diatas, sehingga mempunyai keterbatasan : manajer fungsional dan manajer proyek mempunyai kekuatan yang seimbang sehingga terjadi keraguan dalam memenuhi perintah yang bersamaan dari keduanya; perpindahan sumberdaya dalam rangka memenuhi jadwal proyek menyebabkan persaingan antar manajer proyek; dan melanggar prinsip utama dari manajemen, yaitu kesatuan komando.
Dalam memilih jenis organisasi yang digunakan, secara umum terdapat kriteria yang mendasari pemilihan tersebut, diantaranya : frekuensi adanya proyekl; berapa lama proyek berlangsung; ukuran proyek; kompleksitas hitungan.

3. Tim Proyek
Tim proyek adalah semua personil yang tergabung dalam organisasi pengelola proyek. Ada personil fungsional dari organisasi induk, ada juga persional yang menjadi inti dari tim. Tim inti hanya bertanggung jawab kepada manajer proyek, deangkan personil fungsional melapor kepada kedua atas, yaitu manajer fungsional dan manajer proyek. Tim inti sering disebut dengan project office.
Manajer proyek memiliki peran penting dan sentral pada suatu proyek. Manajer proyek memiliki peran sebagai seorang integrator, komunikator, pembuat keputusan, motivator, enterpreneur dan agen peubah. Sebagai sosok yang penting, manajer proyek memiliki tanggung jawab, diantaranya : merencanakan kegiatan-kegiatan dalam proyek; mengorganisasikan tim proyek; memonitor status proyek; mengidentifikasi masalah-masalah teknis; titik temu dari para kunstituen; menyelesaikan konflik di dalam proyek; merekomendasikan penghentian proyek atau pengalihan sumberdaya bila tujuan tidak tercapai. Seorang manajer proyek adalah interface antara top management dan para teknolog atau teknisi. Sehingga kemampuan manajerial dan kemampuan teknis diperlukan dalam seorang manajer proyek.
Otoritas atau kewenangan terbagi menjadi dua, yaitu otoritas legal dan otoritas karismatik. Otoritas legal adalah seorang atasan yang mempunyai hak untuk memerintah bawahannya. Otoritas legal mempunyai reward power yaitu kekuasaan untuk mengevaluasi dan memberi nilai pada bawahan. Sedangkan Otoritas karismatik adalah kekuatan yang dipunyai karena sifat-sifat personal seperti penampilan dan kepribadian. Dalam memilih manajer proyek, terdapat empat kualifikasi yang harus dimilikinya, yaitu : Karakteristik Personal; Keterampilan Perilaku; Keterampilan Bisnis; Kemampuan Teknis.
Umumnya, dalam tim proyek terdapat anggota-anggota dalam pengelolaan proyek, antara lain:

a. Contract Administrator
Adalah seorang yang bertanggung jawab atas administrasi proyek yang meliputi penyiapan proposal, negoisasi kontrak, integrasi keperluan kontrak dengan rencana proyek, indentifikasi dan mendifinisikan perubahan-perubahan, mengkomunikasikan tahap-tahp penting, dokumentasi hukum dan modifikasi kontrak.

b. Project Controller
Adalah seseorang yang membantu manajer proyek dalam perencaan, pengendalian, pelaporan dan evaluasi proyek.

c. Project Accountant
Adalah seorang yang membantu pekerjaan akuntansi dan finansial kepada manajer proyek.

d. Customer Liason
Adalah seorang perwakilan teknis klien atau user dalam tim proyek.

e. Production Cordinator
Adalah seseorang yang merencanakan, memonitor, dan mengkoordinasikan aspek-aspek produksi.

f. Manajer Lapangan
Adalah seseorang yang mengawasi pemasangan, pengujian, pemeliharaan dan penyerahan hasil akhir proyek kepada pelanggan.

g. Quality Assurance Supervisor
Adalah seseorang yang mengatur dan membuat prosedur pemeriksaan untuk memastikan pemenuhan kualitas sesuai dengan kebutuhan.
Terdapat pula peran lain di luar tim proyek yang membantu kelangsungan proyek. Peran tersebut diantaranya : manajer program dan manajemen puncak. Manajer Program adalah seorang pemimpin manajer proyek yang memiliki peran mengawasi kelangsungan seluruh proyek. Sedangkan Manajemen puncak adalah yang bertanggung jawab untuk mensukseskan pelaksanaan manajemen proyek.

KESIMPULAN
Manajemen proyek kini merupakan suata keharusan bukan lagi sekedar pilihan . Ini berarti bahwa pekerjaan – pekerjaan tertentu akan lebih efisien dan efektif jika dikelola dalam kerangka proyek dan bukan diperlakukan sebagai pekerjaan biasa . Dengan demikian diperlukan penerapan manajemen proyek secara benar sangatlah penting dalam rangka bisa melaksanakannya .

Minggu, 21 Oktober 2018

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROXY SERVER UNTUK FILTERING BERDASARKAN ALAMAT SITUS DAN ALAMAT IP

  1. PENDAHULUAN
Internet merupakan Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem globalTransmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh duniaInternet merupakan salah satu cara mencari sebuah informasi yang mudah dan cepat. Terdapat banyak situs pencarian seperti : Google, Bing, Yahoo, dan lain-lain yang membantu kita mendapatkan informasi yang kita inginkan.
Kehadiran internet mendatangkan banyak manfaat seperti terbukanya segala informasi yang ada didalamnya. Keterbukaan informasi inilah yang menjadi salah satu dampak negatif dari internet. Para pengguna dibawah umur dapat mengakses situs-situs yang tidak semestinya diakses olehnya. Kondisi ini yang menyebabkan kita membutuhkan penyaring atau filter dalam mengakses internet. Penyaringan atau pem-filteran ini disebut dengan filtering.
Filtering dapat dilakukan dengan menggunakan proxy server. Proxy Server bertugas untuk melakukan penyaringan akses pada alamat situs maupun alamat IP yang diakses oleh pengguna internet. Daftar alamat situs dan IP yang akan disaring dimasukan pada ACL (Access Control List). Situs-situs dan alamat ip yang ingin kita saring atau blok dapat kita masukkan ke dalam ACL, sehingga ketika pengguna mengakses situs atau alamat IP tersebut maka secara otomatis halaman web akan teralihkan menuju halaman blokir yang telah ditentukan.
Penggunaan proxy server diharapkan dapat memberikan kemanan dalam mencari informasi dan menjaga perangkat komputer dari alamat situs yang tidak diinginkan. Penggunaan proxy server dapat membantu administrator karena memberikan report yang berisi informasi kegiatan klien dalam mengakses situs di internet.
  1. TUJUAN
Penggunaan proxy server cukup luas, didalam dunia pekerjaan proxy serverdibutuhkan untuk mengingkatkan konsentrasi karyawan dengan melakukan pemblokiran pada alamat situs game atau yang lainnya yang dapat mengganggu kerjanya. Fungsi proxy server sangatlah dibutuhkan para penyedia layanan internet dalam memfilter konten di dalam internet yang melanggar peraturan pemerintah. Pengguna pribadi seperti rumahan juga memerlukan proxy server untuk memberikan pengamanan ekstra pada dunia maya, terlebih bila terdapat pengguna dibawah umur.
Tujuan dari penggunaan proxy server sangatlah jelas, yaitu untuk melakukan penyaringan (pemblokiran) pada alamat situs atau alamat IP yang dianggap tidak pantas dan tidak diperkenankan diakses oleh penggunanya.
  1. PEMBAHASAN
Terdapat beberapa istilah-istilah yang akan digunakan seperti : internetproxy server, alamat IP, DNS, FreeBSD, Squid, ACL, Webmin, SARG. Pertama yaitu internetinternetadalah kependekan dari interconnection-networking yang berarti jaringan yang saling terhubung yang terdiri dari gabungan jaringan komputer yang berada di seluruh dunia.Internet berasal dari sebuah proyek ARPA bagian dari U.S. Department Of Defencedengan nama proyek, yaitu ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) yang kemudian berkembang menjadi internet.
Proxy Server adalah komputer server yang terletak antara komputer klien yang berada pada jaringan lokal yang melakukan permintaan dokumen situs dari server tujuan yang ada Internet. Dalam  bentuk yang paling sederhana, sebuah proxy servermemfasilitasi komunikasi antara klien dan server tujuan tanpa mengubah permintaan dari komputer klien. Proxy server bekerja dengan mendengarkan permintaan dari klien kemudian mengirim permintaan tersebut ke server tujuan yang berada di Internet, sehingga seolah-olah proxy server itu sendiri yang menjadi klien.
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun namadomain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.
FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD-Lite, meskipun pada awalnya FreeBSD rilis 1.0 diturunkan dari sistem operasi 386BSD dan 4.3BSD-Lite . FreeBSD berjalan di atas sistem arsitektur yang kompatibel dengan Intel x86 (Pentium dan Athlon), amd64 (Opteron, Athlon64, dan EM64T), ARM, IA-64, PowerPC, PC-98, DEC Alpha, dan UltraSparc . FreeBSD rilis 6.4 menjadi rilis terakhir untuk dukungan kepada arsitektur DEC Alpha. FreeBSD merupakan turunan dari Berkeley UNIX. Akan tetapi, FreeBSD tidak bisa dipanggil sebagai Unix.
Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan caching permintaan yang berulang-ulang, caching DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas.
ACL (Access Control List) adalah pengelompokan paket berdasarkan kategori. ACL sangat membantu ketika membutuhkan pengontrolan dalam lalu lintas network. ACL menjadi tool pilihan untuk pengambilan keputusan pada situasi ini. Penggunaan ACL yang paling umum dan paling mudah untuk dimengerti adalah penyaringan paket yang tidak diinginkan ketika mengimplementasikan kebijakan keamanan.
Webmin merupakan antarmuka berbasis web untuk administrasi sistem UNIX yang dikembangkan oleh Jamie Cameron. Banyak fitur yang ditawarkannya, seperti : manajemen server, administrasi pada jaringan, administrasi account, dan masih banyak fitur-fitur penunjang administrasi sistem lainnya. Sedangkan SARG (Squid Analysis Report Generator) adalah aplikasi yang memungkinkan kita untukmelihat kegiatan penggunaan Internet. SARG menyediakan informasi tentang pengguna, alamat IP, byte, alamat situs dan waktu pengaksesan.
Pada jurnal ini, sistem dirancang dengan topolog star. Didalam hierarki tersebut modem berada pada hierarki teratas setelah internet, karena modem yang mengubungkan kita ke internet. Modem tersambung pada Proxy Server yang menggunakan OS FreeBSD yang tersambung pula dengan switch yang menyambungkan Proxy Server dengan clientnya. Perancangan tersebut digambarkan seperti gambar dibawah ini :
Perancangan ini memerlukan perangkat keras diantaranya :
  1. Proxy Server dengan spesifikasi :
    1. Processor i386 438.
    2. Memory 64 MB.
    3. Harddisk 20 GB.
    4. 2 buah Ethernet Card 10/100 Fast Ethernet PCI.
  2. Modem satu unit.
  3. Switch satu unit.
  4. Kabel UTP ± 5 Meter.
  5. Komputer Klien dua unit.
Perangkat lunak yang digunakan dalam rancangan ini, yaitu :
  1. FreeBSD sebagai sistem operasi Proxy Server.
  2. Squid sebagai program proxy server yang berfungsi melakukan proses filtering.
  3. SARG ( Squid Analysis Report Generator) berfungsi menampilkan informasi tentang alamat IP klien, alamt situs dan waktu pengaksesan.
  4. Webmin digunakan untuk melakukan konfigurasi pada proxy server.
Instalasi sistem pada rancangan proxy server ini dijelaskan pada diagram alur berikut :
Diagram alur di atas menjelaskan prosedur instalasi proxy server yang dimulai dengan melakukan instalasi sistem operasi FreeBSD pada proxy server. Bila proses tersebut berhasil maka dilanjutkan dengan instalasi webmin. Setelah instalasi webmin selesai maka dilanjutkan dengan instalasi program utama yaitu Squid. Bila proses berjalan lancar maka dilanjutkan dengan instalasi SARG untuk melakukan monitoring dengan melihat report pengaksesan internet yang terfilterisasi oleh squid yang diberikan SARG.
  1. HASIL
Dalam rancangan ini dilakukan dua metode pengujian yaitu dengan cara filter berdasarkan alamat situs dan filter berdasarkan alamat IP. Berikut hasil pengujiannya :
  1. Filtering Berdasarkan Alamat Situs
Filtering berdasarkan alamat situs bertujuan untuk melakukan penyaringan alamat situs yang akan diakses oleh pengguna. Bila alamat tersebut ada pada daftar alamat situs yang sudah didaftarkan pada ACL (Access Control List), maka situs tersebut akan diblok dan dialihkan ke halaman blokir. Untuk melihat alamat situs sebelum difilter dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Sebelum alamat situs www.situsjudi.com difilter, maka masih dapat di akses. Berikut tampilan hasil filtering alamat situs www.situsjudi.com yang sudah didaftarkan pada ACL seperti gambar dibawah ini:
Berdasarkan hasil tampilan filtering pada alamat situs, bila komputer klien mengakses alamat situs yang difilter, maka akan dialihkan pada sebuah halaman yang berisi teks eror yang diberikan proxy server.  Berikut keterangan lengkap tentang gambar di atas:
  1. Menunjukkan teks error yang menandakan request yang pengguna untuk mengakses situs tersebht telah ditolak.
  2. Menunjukkan alamat situs yang difilter adalah www.situsjudi.com.
  3. Memberikan informasi penyebab akses ditolak, karena situs tersebut ada pada ACL.
  4. Menunjukkan email dari administrator jaringan dengan alamat luriochimetz@yahoo.com.
  5. Menunjukkan waktu mengakses alamat situs tersebut yaitu pada hari Fri/Jumat tanggal 06 Februari 2014 pada jam 01:27:29 yang dikirimkan proxy server dengan hostname freebsd.proxyserver.local menggunakan squid 2.7 STABLE9.

  1. Filtering Berdasarkan Alamat IP
Filtering berdasarkan alamat IP bertujuan untuk melakukan penyaringan alamat IP yang akan diaksss oleh pengguna. Bila alamat IP tersebut ada pada ACL, maka akses menuju alamat tersebut akan ditolak. Berikut contoh alamat IP sebelum difilter dapat dilihat pada gambar dibawah ini:  
Sebelum alamat situs 202.93.17.135 difilter, maka masih dapat di akses. Berikut tampilan hasil filtering alamat situs 202.93.17.135 yang sudah didaftarkan pada ACL seperti gambar dibawah ini:
Berdasarkan hasil tampilan filtering pada alamat IP, bila mengakses alamat IP yang difilter maka akan dialihkan pada sebuah halaman yang berisi logo squid, teks eror, alamat situs yang di akses, dan nama dari administrator serta keterangan waktu pada web browser.  Berikut keterangan lengkap tentang gambar  di atas:
    1. Menunjukkan teks error yang menandakan request yang di akses tidak dapat ditampilkan.
    2. Menunjukkan alamat situs yang difilter adalah 202.93.17.135
    3. Menunjukkan penyebab dari alamat situs tidak dapat diakses yaitu akses ditolak, karena alamat tersebut dilarang.
    4. Menunjukkan email dari administrator jaringan dengan nama luriochimetz@yahoo.com.
    5. Menunjukkan waktu yang digunakan untuk mengakses alamat situs tersebut yaitu pada hari Fri/Jumat tanggal 06 Februari 2014 pada jam 01:29:01 yang dikirimkan proxy server dengan hostname freebsd.proxyserver.local menggunakan squid 2.7 STABLE9.
Setelah melakukan pengujian filtering pada alamat situs dan alamat IP, selanjutnya menampilkan sebuah halaman report yang berisi alamat IP klien, keterangan waktu kapan digunakan untuk mengakses alamat situs, dan alamat situs dan alamat IP yang difilter, sehingga administrator dapat mengetahui informasi dalam mengakses alamat situs dan alamat IP.
Berikut keterangan lengkap dari gambar di atas:
  1. Menunjukkan nama program yang digunakan untuk menampilkan report yaitu SARG (Squid Analys Report Generator).
  2. Menunjukkan judul dari report tersebut adalah Alamat Situs Yang Difilter dan waktu pengambilan report pada tanggal 31 Januari 2014.
  3. Menunjukkan penamaan komputer klien berdasarkan USERID yang berisi alamat IP klien.
  4. IP/NAME: menampilkan alamat IP klien yang mengakses alamat situs yang difilter.
  5. DATE/TIME: menunjukkan keterangan waktu kapan digunakan untuk mengakses alamat situs yang difilter.
  6. ACCESSED SITE: menampilkan alamat situs yang diakses oleh klien. Dimana alamat situs tersebut sudah terdaftar pada ACL, sedangkan untuk alamat situs yang belum  didaftarkan tidak akan difilter dan di tampilkan pada report.


  1. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengujian penerapan proxy server untuk filtering berdasarkan alamat situs dan ip, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
  1. Proxy Server adalah sebuah komputer server yang berfungsi sebagai penyaring informasi yang akan diakses oleh penggunanya. Proxy Server dapat diinstalasi dihampir semua platform termasuk pc dengan spesifikasi yang kecil yang telah dijelaskan di atas.
  2. Squid adalah program yang cukup terkenal dan handal dalam melakukan tugas-tugas yang diemban oleh proxy server. Squid tersedia dihampir semua varian Linux / UNIX termasuk FreeBSD
  3. Pengujian filtering berdasarkan alamat ip dan situs berhasil dilakukan. Alamat ip dan situs yang terfilter adalah yang tercantum pada ACL ( Access Control List). Dalam penambahan situs atau alamat ip yang ingin difilter dapat dilakukan dengan melakukan pengeditan pada ACL dengan menambahkan alamt ip atau situs baru yang ingin difilter.
  4. Dalam mengadministrasinya kita telah dibantu dengan webmin dan SARG (Squid Analysis Report Generator) yang menyediakan report yang berisi tentang alamat IP klien, alamat situs atau ip yang difilter, dan waktu pengaksesannya.  Hal ini sangat membantu administrator dalam mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh kliennya.

RIVIEW BUKU MANAJEMEN PROYEK KONSEP DAN IMPLEMENTASI

PENDAHULUAN        Manajemen proyek kini merupakan keharusan, bukan lagi sekedar pilihan. Ini berarti bahwa pekerjaan-pekerjaan tertent...